Pemikiran

Pertemuan antara bisnissman2 TiongHoa yg ada di Indonesia dengan Cawapres Boediono meninggalkan satu jejak tanda tanya di kepalaku tadi. -ngomongnya sok mistis-..

“terdapat 1 partai dlm koalisi bapak yg berpotensi mengguncang kerukunan umat beragama” waw waw waw,,, langsung deh pada ribut kresek2 semua.. trus pas ditanya siapa “saya rasa tidak perlu di sebutkan, kita semua sudah tahu itu” kata orang yg nanya tadi.. hmm… Sebenarnya ini sesi tanya jawab bukan ya ? Kenapa jadi sesi nyata – jwab (ngerti kan ? pertanyaan – pernyataan). hmmm… hmmm…

Sebenarnya aku sendiri mikir kalo saat itu aku yang berdiri sebagai Pihak TiongHoa di sini, jujur ak pasti bakal resah gelisah ampe kek mau muntah mikirin ini.Tapi,,, tapi tapi tapi.. Kalo di pikir – pikir -ceritanya say mikir- Potensi yg bisa disebabkan partai ini mengganggu ketentraman kerukunan umat beragama ini amatlah kecil, kalo di ingat -saya berasumsi- Pak SBY kurang menghargai ketua partai tersebut. -tahu gg aku ngmgn partai yg mana ?- Dengan jelas saya bisa menangkap kesan – kesan di mana Pak SBY Kurang excite sma pendapat orang ini. Jujur, saya juga.

Tapi tiba – tiba ketika saya menimbang – nimbang dan menimang – nimang pikiran tersebut di atas,  terlintas kata – kata seorang teman dari teman yg ada di lembaga dakwah kampus berbicara seprti ini “misionaris berambisi untuk menaruh salib di atas (atas, samping atau bawah y ?) Garuda yg ada di gedung sidang MPR”. Waaaaaaaaaww,,  saya gg tau desas desus ini bener atau gg. Tapi mau gg mau suspicious akan sebuah pernyataan innocent yg ada di atas tadi, yg berlandaskan kekhawatiran kerukunan umat beragama ini.. Hmmm.. perlu dipikir – pikir lagi.. Bukan suuzan, bukan ekstrim dalam berpikir. Tapi jaman sekarng gg bisa gg curiga kalau mau survive di Dunia yg kejam ini.Setuju ?

Saya pikir pemikiran ini perlu dipertanyakan dan perlu di jadikan pemikiran bagi kita semua.. Kalo org innocent tdi berkata “mengganggu kerukunan umat beragama sekarang” saya pikir, yang di sebut itu sendiri belum ada. Karena di sudut manapun anda menoleh,  suatu intrik masalah, perbedaan keyakinan, ambisi mendominasi, semua itu sama sekali tidak merujuk ke kata kerukunan. Jadi sebenarnya apa yg di pertahankan ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s