Puisi : Selamat Pagi, Indonesia

SELAMAT PAGI, INDONESIA

Sapardi Djoko Damono

selamat pagi, Indonesia, seekor burung mungil

mengangguk dan menyanyi kecil buatmu.

akupun sudah selesai, tinggal mengenakan sepatu,

dan kemudian pergi untuk mewujudkan setiaku padamu

dalam kerja yang sederhana ;

bibirku tak bisa mengucapkan kata-kata yang sukar

dan tanganku terlalu kurus untuk mengacu terkepal

selalu kujumpai kau di wajah anak-anak sekolah,

di mata para perempuan yang sabar,

di telapak tangan yang membatu para pekerja jalanan ;

kami telah bersahabat dengan kenyataan

untuk diam-diam mencintaimu.

pada suatu hari tentu kukerjakan sesuatu

agar tak sia – sia kau melahirkanku.

seekor ayam jantan menegak, dan menjeritkan salam padamu.

kubayangkan sehelai bendera berkibar di sayapnya.

akupun pergi bekerja, menaklukkan kejemuan,

merubuhkan kesangsian.

dan menyusun batu demi batu ketabahan, benteng kemerdekaanmu

pada setiap matahari terbit, o anak jaman yang megah,

biarkan aku memandang ke timur untuk mengenangmu.

wajah – wajah yang penuh anak – anak sekolah berkilat,

para perempuan menyalakan api,

dan ditelapak tangan para lelalki yang tabah

telah hancur kristal – kristal dusta, khianat dan pura – pura.

Selamat pagi, Indonesia. Seekor burung kecil ;

mMemberi salam kepada si anak kecil ;

terasa benar : aku tak lain milikmu

Januari, 1996

One thought on “Puisi : Selamat Pagi, Indonesia”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s