Aku Mulai Mengerti

Aku mulai bisa membaca dan mengerti intensi di balik kata-kata, dan aku membencinya. Karena mereka tak pernah lagi tampak sama dan tulus di mataku sejak saat itu.

(bukan buat anak serumah koook😀 kalo anak serumah sih, hahahaa.. nyeplas nyeplos cabe rawit dah.)

aku bisa hadepan sama orang yang sok tau, atau sok kuasa, whatever, aku masih bisa ngetawain mereka. Karena itu lumrah bagi manusia. Tapi aku paling ga tahan sama orang-orang sok suci yang merasa paling bijak dan paling mengerti suatu permasalahan. apa ya… itu tu.. kayak.. pgen nyocok idungnya gitu. -_-

apa sayanya aja yg lagi sensi ? hehehee. Tapi serius deh, baru kali ini aku ngerasa kayak gini.. aaah.. sudahlah..mungkn subjektivitas saya saja. Karena kamu tau apa yg tersirat di dalam mata, tau apa yang tertulis di dalam desah, dan apa yg tersembunyi di balik kata “bijak”. -eh, keanya aku yg jadi sok tau.hahahahaa*

🙂

aaah.. F you lah. whatever you say.

sincerely, with love. Me.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s